Bengkoang layak dibuat keripik

November 28, 2008 ciwont

bengkoang1KEBUMEN – Bengkoang Kebumen yang sebagian besar ditanam oleh petani bengkoang di Kecamatan Prembun, ternyata layak untuk dibuat keripik. Selain rasanya cukup enak, keripik bengkoang juga memiliki tingkat kerenyahan yang bagus sebagai sebuah komoditas perdagangan makanan olahan. Kendati demikian, aspek permodalan yang tinggi dalam usaha ini akan menyulitkan pengusaha keripik bengkoang untuk mengembalikan modal usaha yang ditanamnya.

“Soal kualitas, keripik bengkoang tak perlu disangsikan lagi. Namun dari sisi ekonomi, saat ini masih sulit untuk dijadikan sebagai produk usaha yang menguntungkan,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Sosial Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kebumen Drs H Ari Tasiman MPd di ruang kerjanya, belum lama ini.
Diungkapkan oleh Ari, didorong oleh rasa kepedulian yang tinggi terhadap nasib para petani bengkoang di wilayah Prembun, instansinya berusaha melakukan suatu uji coba mengolah buah bengkoang menjadi makanan olahan. Diharapkan, uji coba itu bisa memunculkan alternatif baru dalam pemasaran bengkoang Prembun. Tak hanya dijual sebagai buah segar, namun bisa juga dijual sebagai makanan jadi yang bisa dimanfaatkan sebagai buah tangan yang khas dari daerah ini. Dengan demikian, petani bisa mendapatkan nilai tambah dari tanaman bengkoang. Sampai saat ini, buah bengkoang Prembun dijual oleh sejumlah pedagang di sepanjang jalan raya kota Prembun dan sebagian lagi dilempar ke Bogor sebagai bahan baku asinan Bogor.
Hasil uji coba ternyata sangat memuaskan, keripik bengkoang yang diidam-idamkan ternyata bisa dihasilkan dengan kualitas yang bagus. Namun setelah dilakukan kalkulasi terhadap pembiayaan usaha, pembuatan keripik bengkoang dianggap belum bisa diterapkan oleh pengusaha skala kecil dan menengah, mengingat permodalan yang harus disiapkan untuk usaha tersebut cukup tinggi. Biaya tertinggi yang harus dikeluarkan adalah untuk pembelian alat pengering bengkoang. Oven tersebut berfungsi untuk mengeluarkan kandungan air buah bengkoang yang cukup tinggi. Saat ini, harga oven tersebut masih mencapai puluhan sampai ratusan juta rupiah, yang kemungkinan masih sulit dijangkau oleh usaha kecil dan menengah.

Entry Filed under: KULINER

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

November 2008
S S R K J S M
    Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: